Apakah Orang Cantik Lebih Sukses

Apakah masyarakat melihat orang cantik atau atraktif sama dengan melihat orang yang kurang menarik? Apakah orang yang lebih menarik mendapatkan privilege tertentu? Bagaimana kencantikan didefinisikan?

Apa Yang Membuat Orang Atraktif?

Sebagaimana adagium dalam masyarakat Jawa “Ajining dhiri ana ing lathi, ajining raga ana ing busana”. Mungkin pepatah tersebut dapat berlaku secara universal. Seperti apa sih karakteristik orang yang disebut menarik?

Perempuan Ideal

Menurut para ilmuwan kriteria cantik atau menarik dapat dibedah dalam satu istilah “simetris”. Wajah yang cantik menampilkan bentuk yang simetris. Satu sisi merupakan cerminan sisi yang lain. Mata harus terlihat proporsional dengan wajah dan kepala. Mata yang besar dengan wajah yang kecil didefinisikan tidak proporsional.

Bibir harus kelihatan proporsional tidak terlalu penuh dan tidak terlalu tipis sebagaimana pengibaratan dalam masyarakat Jawa “lambene nggula sathemlik”. Bibir yang terlalu penuh atau terlalu tipis adalah hal yang dianggap kurang menarik. Kulit harus putih ke kuning-kuningan atau dalam bahasa jawa “kulite kuning nemu giring”. Jadi jika kamu berkulit gelap maka kamu tidak akan dianggap menarik atau cantik dalam masyarakat.

Diskriminatif bukan semua itu? Kamu terlahir dengan mata bewarna biru, cokelat, hitam ataupun kulit kita bewarna kuning, putih ataupun hitam. Semua itu bukanlah keinginan kamu bukan? Bukan hanya masyarakat Jawa saja yang memiliki pandangan semua itu. Secara umum masyarakat di berbagai belahan dunia memiliki kriteria idealnya masing-masing.

Cantik Sama Dengan Sukses

Peneliti dari University of Chicago melakukan penelitian mengenai bias orang yang dianggap menarik atau atraktif. Hasil yang dipublikasikan menunjukkan bahwa orang yang cantik secara lahiriah memiliki peluang yang lebih besar untuk wawancara kerja dan diterima di kerjaan. Orang yang memiliki paras menarik berpeluang cepat dalam menaiki tangga karir dibandingkan orang yang kurang memiliki paras yang menarik.

Impresi pertama berperan penting dalam dunia bisnis. Jika ada dua orang yang melamar kerja dengan background, pendidikan dan pengalaman yang sama. Maka yang menjadi faktor pembeda adalah penampilan. Jadinya siapa yang akan mendapat kerja? Orang dengan penampilan menarik akan memiliki probabilitas yang lebih tinggi daripada orang yang secara penampilan kurang menarik.

Sebuah acara televisi di NBC yang berjudul Dateline melakukan eksperimen terhadap dua pasangan. Yang satu pasang pegawai kantor berita tersebut yang memiliki paras biasa dan satunya adalah sepasang model tentu dengan paras yang menarik. Dua pasang itu ke jalan berpura-pura mengambil lembaran kertas-kertas yang dijatuhkannya. Selama eksperimen itu berlangsung, kamera menangkap pasangan model mendapat bantuan atau tawaran bantuan mengambil kertas-kertas yang berserakan lebih cepat dibandingkan pasangan pegawai NBC.

Saran Untuk Yang Lain

Bagi kamu yang merasa kurang menarik, jalan menuju kesuksesan memang lebih sulit namun jangan berkecil hati. Perhatikan bagaimana orang memandang kamu. Pakai pakaian yang bagus, well-groomed dan tersenyum. Senyuman dapat membuat orang lebih membuka diri.

Kepercayaan diri memiliki peranan penting. Kamu akan memiliki sisi menarik yang berbeda dengan orang lain. Selain itu cara bicara dan mengungkapkan sesuatu adalah hal penting. Walaupun kamu memiliki paras cantik cara kamu berbicara norak pasti akan mengurangi keatraktifan kamu.

Label bahwa cantik sama dengan sukses bukanlah hal yang baku. Banyak pesohor atau orang-orang penting memiliki paras yang biasa-biasa saja. Jadi kenali dirimu, cari apa yang bisa kamu tonjolkan dan exploit hal itu.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi