Kulit Kamu Merah, Gatal, Terjadi Peradangan dan Terasa Sakit? Kenali Kondisi Kulit Ini

Gejala-gejala seperti itu mengindikasikan kondisi kulit seseorang mengalami beberapa penyakit kulit seperti roscea, dyshidrotic eczema, contact dermatitis, ringworm, impetigo, pityriasis rosea, actinic keratosis, tinea versicolor, cellulitis dan seborrhea.

Banyak penaykit kulit yang tidak diketahui asalnya, hanya beberapa di antaranya yang diketahui penyebabnya seperti paparan cahaya matahari atau karena genetik. Di antara sedikitnya disebabkan oleh bakteri atau jamur.

Menurut Jeffrey Weinberg, MD, sebagaimana dikutip dari everydayhealth bahwa penyakit kulit sebenarnya dapat dirawat dan tidak membahayakan nyawa. Selain itu kondisi kulit seseorang yang merupakan faktor genetik tidak dapat disembuhkan secara total hanya saja bisa dijaga supaya tidak menyebar.

  • Ringworm

Ringworm atau yang dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai kurap. Biasanya ditunjukkan dengan ruam bewarna merah dengan bentuk bulat yang terasa gatal. Menurut Center for Disease Control and Prevention biasanya muncul sekitar 4 sampai 14 hari setelah terinfeksi oleh jamur.

Untuk mendiagnosanya dokter mungkin akan mengambil sampel kulit untuk diuji di laboratorium walaupun dokter biasanya sudah dapat mendeteksi hanya dengan melihatnya saja. Setelah didiagnosa dokter biasanya akan memberikan resep berupa salep. Namun jika kondisi sudah parah dokter akan memeberikan obat anti-jamur untuk diminum.

  • Rosacea

Rosacea muncul ketika pembuluh darah di wajah mendapat rangsangan dan melebar. Rosacea menyebabkan kulit terlihat kemerahan dengan mudah. Gejala yang lain adalah kulit muka seperti berjerawt, merah, menebal dan bergeleombang. Selain itu kadang juga menyebabkan pengelihatan terganggu.

Kemungkinan terjadinya rosacea diakibatkan oleh faktor genetik. Namun terdapat kemungkinan juga bahwa paparan sinar matahari, makanan pedas, merokok, alkohol dapat menyebabkan rosacea. Untuk merawat hal itu kamu membutuhkan perawatan kulit dan resep obat yang ditujukan untuk mengurangi kemerahan. Adapula laser treatment yang bisa juga untuk mengurangi kemerahan pada wajah.

  • Eczema

Eczema atau eksim atau dermatitis merupakan kondisi yang banyak di derita orang. Menurut penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Immunology and Allergy Clinics of North America menyebutkan bahwa sekitar 10 sampai 20 persen anak di negara berkembang menderita eksim.

Eksim menurut Cleveland Clinic biasanya ditunjukkan dengan kulit yang terasa gatal, kemerahan, bersisik dan kadang melepuh dan berair. Selain itu dari publikasi dari jurnal Nature Genetics biasanya orang yang menderita eksim memiliki penyerta seperti asma dan hay fever. Hal ini disebabkan oleh gen terkait sistem kekebalan tubuh.

Jika kamu menderita kondisi kulit seperti ini, kamu tidak akan pernah sembuh. Yang bisa kamu lakukan adalah menjaga kondisi kulit kamu tetap sehat. Seperti memakai produk perawatan kulit. Jika kondisi kulit kamu terasa gatal atau mengalami infeksi segera ke dokter.

  • Impetigo

Impetigo disebabkan oleh infeksi bakteri yang biasanya ditunjukkan oleh lepuh yang besar dan berkerak. Terdapat dua jenis kelompok bakteri yang menyebabkan hal ini; A Streptococcus dan Staphylococcus aureus.

Impetigo merupakan hal yang biasanya terjadi pada anak dan biasanya menyasar pada area mulut, hidung, kaki atau tangan. Impetigo bisa menular. Biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik.

  • Tinea Versicolor

Orang dengan kulit berminyak, seperti remaja atau orang yang tinggal di lingkungan tropis seperti Indonesia akan mudah terkena tinea versicolor. Menurut Cleveland Clinic kondisi ini disebabkan oleh infeksi jamur.

Gejala yang ditunjukkan dengan area kulit yang memiliki perbedaan warna yang sangat mencolok (bisa cokelat, merah muda, putih atau kuning). Biasanya daerah yang terserang ada di sekitar punggung, leher, dada, pundak, ketiak dan lengan. Ketika berkeringat kemungkinan akan terasa gatal.

Dokter biasanya akan memberikan resep berupa salep anti jamur ataupun obat anti jamur untuk diminum.