Kamu Mewarisi Kanker Payudara?

Terdapat beberapa gen yang menyebabkan seseorang memiliki resiko terkena kanker payudara lebih besar dari orang pada umumnya. Beberapa gen ini dapat diwariskan ke keturunan, sehingga seorang anak memiliki gen penyebab kanker dari orang tuanya. Walaupun demikian, sesorang yang memiliki gen kanker payudara bukan berarti pasti akan mengalami kanker payudara.

American Cancer Society mencatat bahwa gen kanker yang diturunkan oleh orang tua tidak menjadi faktor paling besar seseorang yang terkena kanker payudara. Walaupun demikian gen yang diturunkan dapat meningkatkan kemungkina seseorang mengidap kanker payudara.

Karena gen merupakan skuen DNA yang menentukan sifat-sifat tertentu, seperti warna rambut, warna kulit. Gen diturunkan oleh kedua orang tua ke anak. Seorang anak mendapatkan salinan gen dari setiap orang tua, ayah dan ibu. Kadang seorang anak mendapatkan gen yang termutasi, sehingga gen tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Sekitar 5 sampai 10 orang yang mengidap kanker payudara diakibatkan oleh gen keturunan.

Selain itu kanker payudara juga dapat muncul akibat perubahan gradual DNA. Perubahan gradual yang menyebabkan kanker ini disebut somatic mutations, yang bukan disebabkan karena faktor keturunan. Mutasi somatic dapat muncul akibat berbagai macam hal seperti penuaan atau karena terpapar zat kimia tertentu.

Bisakah gen kanker tidak diturunkan ke anak?

Jika seseorang memiliki gen kanker yang diturunkan dari orang tuanya, maka sesorang memiliki kemungkinan sekitar 50 persen akan menurunkan ke keturunannya. Jika seorang anak tidak memiliki gen kanker, maka anak itu tidak akan menurunkan ke keturunannya.

Walaupun gen kanker akan tetap diturunkan, kankernya sendiri bisa dihentikan. Memiliki gen kanker tidak menjamin seseorang kelak akan mengidap kanker.

Gen BRCA1 dan BRCA2

Terdapat berbagai macam gen yang dapat menyebakan kanker. Namun yang paling umum menjadi penyebab kanker ialah gen BRCA1 dan BRCA2. Gen ini bertanggung jawab terhadap perbaikan sel dalam tubuh seseorang. Gen ini pula yang membantu sel tertentu seperti sel payudara dan sel ovarium berkembang sebagaimana mestinya.

Ketika mutasi terjadi pada gen tersebut dapat menyebabkan pertumbuhan sel atypical yang mana sel itu akan menyebabkan seseorang mengalami kanker.

Pada perempuan yang mendapatkan gen berbahaya BRCA, resiko mengalami kanker payudara pada usia 70-80 tahun adalah sekitar 45-69 persen.

Sebagai tambahan, laki-laki yang mewarisi gen BRCA2 memiliki resiko sekitar 6 persen mengalami kanker payudara. Sedangkan jika mewarisi gen BRCA1 memiliki resiko sekitar 1 persen.

Telah dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai resiko kanker payudara pada perempuan yang mewarisi gen BRCA1 dan BRCA2, namun masih kurang penelitian mengenai resiko ini pada laki-laki. Oleh karenanya angka statistik mengenai itu mungkin akan kurang sempurna.

Kesimpulan

Mewarisi gen penyebab kanker memang menyebalkan. Namun karena tidak seratus persen orang yang mewarisi gen kanker mengidap kanker itu sendiri, maka kamu jangan patah semangat.

Jika orang tuamu mengidap kanker payudara sebaiknya kamu berkonsultasi ke dokter. Mengetahui lebih dini resiko yang akan dihadapi adalah lebih baik.