Perlukah Memakai Tabir Surya Di Dalam Ruangan

Kamu mungkin sudah terbiasa menggunakan tabir surya setiap harinya jika ke keluar ruangan. Terlebih jika musim kemarau dengan cahaya matahari yang terik, kamu harus memakai tabir surya. Ketiks pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia dan aktivitas direkomendasikan oleh pemerintah untuk dilakukan di rumah saja. Pertanyaanya apakah penting memakai tabir surya di dalam rumah?

Menurut Elizabeth Hale sebagaimana dikutip dari everydayhealth “orang-orang cenderung hanya memfokuskan penggunaan tabir surya ketika di pantai untuk menghindari sunburn, yang mana disebabkan oleh gelombang pendek UVB. Namun jangan lupa dengan UVA yang mana berkontribusi pada penuaan dan kanker kulit dan kamu bisa terpapar walaupun di dalam ruangan. UVA memiliki gelombang yang lebih panjang daripada UVB. Bukan hanya memenetrasi kulit namun bisa lebih dalam hingga menghancurkan collagen dan elastin, yang kemudian dapat membuat kulit keriput.”

Bukan hanya sinar UV, terdapat tipe sinar lain yang perlu kamu ketahui. Sinar kasat mata yang bersumber dari matahari dan yang bersumber dari benda elektronik (sinar biru). Sinar-sinar itu bisa juga disebut HEV atau High Energy Visible. Sinar macam ini tidak menyebabkan sunburn namun bisa menyebabkan kerusakan lainnya.

Menurut penelitian sinar yang dihasilkan oleh benda elektronik, seperti LED dari smartphone menaikkan radikal bebas di kulit yang mana dapat merusak sel kulit. Lebih lanjut sinar yang kasat mata dari matahari dapat menyebabkan kulit kemerahan, pembengkakan dan hyperpigmentation, Sebagaimana temuan yang telah dipublikasikan.

Gimana Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat

walaupun kamu tidak beaktivitas di luar ruangan, tetaplah mempergunakan tabir surya yang memiliki label “broad spectrum” yang mana dapat memblok UVA dan UVB. Untuk perlindungan lebih baik gunakanlah serum yang mengandung antioxidant yang bisa kamu gunakan sebelum penggunaan tabir surya.

Terlebih jika kamu sedang hamil. Sinar kasat mata dapat mempercepat masalah pigmentasi seperi melasma. Melasma merupakan masalah kulit yang biasanya ditandai dengan bercak cokelat pada kulit wajah. Para ahli kulit percaya bahwa perubahan hormon selama kehamilan dapat mengakibatkan melasma. Oleh karenanya pertimbangkan untuk tetap memakai tabir surya walaupun di dalam ruangan. Pergunakanlah tabir surya yang memiliki warna. Bukan hanya lebih ringan ketika dipakai namun juga biasanya mengandung pigment iron oxide. Yang mana iron oxide merupakan bahan yang khusus untuk memblok sinar kasat mata dan mengurangi resiko melasma.