Tubuh Kekurangan Karbohidrat Malah Bikin Sehat?

Kabohidrat merupakan salah satu dari tiga kelas pokok macronutrisi bersandingan dengan protein dan lemak. Yang berguna untuk mensuplai energi bagi tubuh, yang kemudian dipecah menjadi glukosa.

Terdapat tiga tipe karbohidrat: pati, gula sederhana dan serat makanan. Namun demikian banyak yang menggunakan istilah-istilah itu secara serampangan dan salah.

Glukosa yang dihasilkan oleh tubuh kemudian mengalami reaksi dengan enzim yang menghasilkan pyruvate dan lactate yang proses ini disebut glycolysis.

Pada kondisi metabolisme dan ketersediaan oksigen yang normal, pyruvate merupakan precursor utama untuk menghasilkan energi dalam mitochondria sebuah sel. Dan tubuh secara konsisten menghasilkan sejumlah kecil lactate melalui lactate shuttle.

Walaupun demikian ketika tubuh kekurangan oksigen, seperti ketika melakukan aktivitas yang intens, lactate dalam bentuk asam lactic menjadi sumber utama bagi tubuh untuk memberikan energi bagi sel-sel otot.

Dalam mitochondria, proses lanjutan dari pyruvate menghasilkan acetyl-coenzyme A (acetyl-CoA), dua buah kompon karbon yang menyatu dengan turunan karbohidrat yang disebut oxaloacetate menjadi citrate dan memulai siklus tricarboxylic acid (TCA).

Asam amino dan asam lemak juga memproduksi acetyl-CoA.

Siklus TCA, yang mana orang-orang menyebutnya siklus Kerbs, menghasilkan karbon dioksida dan adenosine triphosphate (ATP), sebuah molekul sinyal dan “energi” yang memungkinkan otot untuk berkontraksi.

Setiap molekul glukosa melewati dua siklus TCA, menghasilkan ATP dan karbon dioksida. Gas ini masuk ke darah dan kemudian keluar lewat paru-paru ketika menghembuskan nafas.

Apa Yang Terjadi Jika Kekurangan Karbohidrat?

Suplai glukosa yang stabil diperlukan untuk menjaga kadar oxaloacetate dan fungsi dasar siklus TCA.

Ketika makanan berkarbohidrat dibatasi, siklus TCA akan berkurang dan produksi ketone menjadi lebih banyak untuk dijadikan sumber energi.

Tubuh kemudian akan bergantung pada asam amino ketogonic dan asam lemak untuk memproduksi acetyl-CoA. Walaupun demikian, alih-alih memasuki siklus TCA, acetyl-CoA dimetabolis menjadi bentuk ketone acetoacetate dan beta-hydroxybutyrate.

Produksi bentuk ketone mengambil tempat di hati, namun molekul ini memasuki sirkulasi dan berjalan ke otak, jantung, ginjal dan otot skeletal untuk mensuplai energi.

Alternatif jalan metabolisme tubuh untuk memproduksi energi bagi tubuh ini menjadi motivasi untuk diet karbohidrat karena dapat menurunkan resiko penyakit jantung.

Kesimpulan

Karbohidrat merupakan nutrisi yang memenuhi kebutuhan tubuh akan energi. Yang mana tersedia dalam bentuk yang di dapat di alam seperti beras, kentang, ketela.

Di dalam tubuh karbohidrat menghasilkan pyruvate, acetyl-CoA dan oxaloacetate. Memainkan peranan penting dalam produksi energi.

Ketika tidak ada karbohidrat, tubuh menggunakan asam amino ketogenic dan asam lemak untuk menghasilkan ketone bodies sebagai sumber energi. Karbohidrat bukan menjadi satu-satunya sumber energi dalam tubuh.

Diet yang rendah karbohidrat mungkin dapat meningkatkan metabolisme tubuh bagi orang yang glucose intolerance dan insulin resistance.