Kamu Gampang Memar! Bisa Jadi Kamu Punya Penyakit Ini

Memar terjadi ketika dara terjebak di bawah kulit, biasanya disebabkan oleh benturan yang merusak pembuluh darah kecil. Terjatuh, terbentur atau apapun yang membuat tekanan darah meninggi dengan tiba-tiba akan membuat kulit menjadi memar.

Beberapa orang mendapati dirinya memiliki memar dengan tidak mengingat asal memar itu. Beberapa mendapati memar melebar atau memar sembuh hingga berminggu minggu.

Mudah memar bukan pasti orang itu memiliki gangguan atau penyakit, namun perubahan tiba-tiba dari memar yang diderita perlu untuk segera periksa ke dokter.

Kondisi medis atau meminum obat-obatan tertentu dapat meningkatkan seseorang menjadi mudah memar.

Penyebab

Orang akan menjadi mudah memar seiring dengan bertambahnya usia, hal ini disebabkan oleh pembuluh darah yang melemah dan penipisan kulit.

Mudah memar mungkin juga diwariskan, orang yang mudah memar terdapat kemungkinan dalam keluarganya juga memiliki hal yang sama.

Sangat sulit memang untuk menentukan apakah mereka memiliki memar yang lebih banyak dari biasanya atau mudah memar daripada orang lain.

Beberapa tanda seseorang mudah memar dibandingkan orang pada umumnya yaitu:

  • Memar yang lebar dan menyakitkan padahal disebabkan cedera ringan.
  • Memiliki banyak memar tanpa mengetahui penyebab memar itu.
  • Sering memiliki memar dengan penyembuhan yang membutuhkan berminggu minggu.
  • Darah mengalir 10 menit lebih ketika cedera.

Banyak berbagai kondisi medis dan pola hidup mempengaruhi seseorang mudah memar. Berikut beberapa sebabnya:

Pengobatan

Obat yang mengencerkan darah dapat membuat seseorang mudah berdarah dan memar. Beberapa obat yang terkenal untuk mengencerkan darah:

  • Warfarin
  • Heparin
  • Rivaroxaban
  • Dabigatran
  • Apixaban
  • Aspirin

Beberapa obat lain dapat melemahkan atau mengubah perilaku pembuluh darah, memperparah memar atau meningkatkan resiko pendarahan:

  • Beberapa obat herbal seperti gingseng, jahe, bawang putih
  • Corticosteroids dan glucocorticoids seperti prednisone
  • Beberapa anti-depresan seperti citalopram dan fluoxetine

Orang yang meminum obat dan mengetahui bahwa ada peningkatan pendarahan atau memar sebaiknya tanyakan ke dokter apakah obat yang diminum menyebabkan hal itu. Jika iya, sebaiknya diskusikan apakah manfaatnya jauh melebihi resiko.

Alkohol dan Penyakit Hati

Alkohol merupakan salah satu penyebab penyakit hati seperti cirrhosis. Cirrhosis dan beberapa penyakit hati lainnya secara perlahan merusak fungsi hati.

Ketika penyakit hati bertambah parah, hati dapat berhenti memproduksi protein yang membantu membekukan darah. Akibatnya seseorang akan mengalami pendarahan parah dan mudah memar. Selain itu gejala lainnya adalah mudah capek, kaki membengkak, urine yang gelap dan kulit atau mata yang menguning.

Penyakit hati dapat ditangani, terlebih ketika dokter mengetahuinya lebih awal. Orang yang suka minum alkohol sebaiknya langsung berhenti ketika mengetahui gejala gejala penyakit hati. Dokter dapat membantu menyarankan treatment dan pola hidup yang sehat.

Gangguan Pendarahan

Banyak kondisi genetik yang menyebabkan darah sukar membeku atau tidak membeku sama sekali ketika terjadi pendarahan. Penyakit Von Willebrand, merupakan gangguan pendarahan yang diderita oleh sekitar 1% populasi manusi. Seorang dengan kondisi ini memiliki protein von Willebrand yang sedikit atau tidak ada sama sekali. Protein ini penting bagi darah untuk membeku ketika terjadi pendarahan.

Treatment dengan hormon sintetis dapat membantu darah untuk membeku bagi penderita von Willebrand.

Hemofilia merupakan gangguan darah lainnya, menyebabkan hilangnya atau kurangnya faktor VII (hemofilia A) atau faktor IX (hemofilia B). Keduanya merupakan protein yang penting untuk pembekuan darah. Versi sintetis dari faktor pembekuan ini dapat dijadikan treatment bagi orang dengan hemofilia dan mengurangi resiko pendarahan, termasuk memar.

Ketika gangguan pendarahan genetik menyebabkan memar, terdapat kemungkinan seseorang mengalami hemorrhages atau pendarahan parah yang menyebabkan kematian. Karena faktor genetik biasanya sedari kecil sudah dapat diketahui kelainan tersebut.

Kekurangan Vitamin

Vitamin tertentu memungkinkan tubuh menyembuhkan luka. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan kondisi yang disebut scurvy. Yang mana menyebabkan gusi berdarah, luka yang lama sembuh dan mudah memar.

Vitamin K membantu tubuh untuk membekukan darah dan menghentikan pendarahan. Bayi yang baru lahir biasanya kekurangan vitamin K, yang mana membuat pendarahan sulit berhenti. Tanpa vitamin K yang disuntikkan ketika lahir, bayi dapat mudah memar atau pendarahan yang parah. Orang dewasa yang kekurangan vitamin K juga akan mengalami gejala peningkatan pendarahan dan memar yang tiba-tiba.

Kekurangan vitamin biasanya mudah untuk ditangani. Walau demikian penting untuk mendapatkan diagnosa dari dokter mengenai kekurangan vitamin ini sehingga dokter bisa memberikan vitamin yang tepat.

Jika vitamin tidak dapat menyembuhkan hal itu, terdapat masalah lain seperti gangguan metabolisme atau gastrointestinal yang membuat tubuh susah untuk menyerap nutrisi.

Vasculitis

Vasculitis merupakan kelompok kondisi yang menyebabkan pembuluh darah melebar. Sehingga meningkatkan resiko pendarahan dan memar, seseorang yang memiliki masalah ini kemungkinan akan mengalami kesulitan bernafas, mati rasa di kaki dan borok.

Treatment akan hal ini tergantung pada keparahan penyakit dan area mana yang terpengaruh. Beberapa obat seperti steroids biasanya membantu.

Senile Purpura

Senile purpura biasanya menyerang pada lansia sekitar 10% orang di usia lebih darih 50 tahun. Yang mana menyebabkan lesi seperti memar berwarna merah keunguan pada kulit dan kemungkinan besar mengenai lengan dan tangan.

Dalam banyak kasus, lesi terjadi akibat cedera pada kulit. Walau demikian, lesi ini bertahan lama dan areanya besar. Terkadang akan meninggalkan bekas bewarna coklat setelah sembuh.

Melindungi kulit dari paparan matahari dapat mengurangi keparahan gejala itu. Orang dengan senile purpura harus hati-hati untuk melindungi kulit dari cedera. Perlu di ingat tidak obat untuk hal ini, dokter kemungkinan akan memberikan salep untuk mengurangi lesi.

Kanker

Memang jarang, pendarahan tiba-tiba termasuk juga memar merupakan tanda-tanda kanker. Kanker dapat memengaruhi darah dan sumsum tulang, seperti kanker darah atau leukemia. Selain itu tanda lainnya adalah pendarahan gusi. Banyak kanker yang sebenarnya bisa ditangani, terutama jika terdiagnosis lebih awal.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi