Awas! Sakit Kepala Ini Bisa Bikin Buta

Sekitar 50% orang dewasa di seluruh dunia mengalami gangguan sakit kepala. Beberapa mengalami sakit kepala ringan yang bisa ditangani dengan obat-obatan dari warung, namun beberapa orang mengalami sakit kepala yang membutuhkan perawatan medis.

Jika sakit kepala muncul dengan menurunnya pengelihatan, mual dan gejala-gejala lain yang memimbulkan kekhawatiran, maka segera periksakan ke dokter. Jika sakit kepala menyebabkan kebingungan dan aspek motorik terganggu segera bawa ke rumah sakit.

Secara umum dokter akan mengklasifikasikan sakit kepala menjadi dua primer dan sekunder. Untuk orang dengan sakit kepala primer rasa sakit merupakan gejala utama, sedangkan sakit kepala sekunder merupakan akibat dari masalah kesehatan lain, seperti:

  • tumor otak
  • stroke
  • infeksi

Sakit Kepala Migrain

Migren dapat menyebabkan sakit kepala moderat hingga parah pada bagian kiri kepala. Sakit kepala migrain biasanya dimulai di bagian atas mata dan kemudian menjalar di bagian kepala.

Beberapa gejala migrain sebagai berikut:

  • perubahan pengelihatan
  • mual dan muntah
  • pusing
  • sensitif terhadap suara, cahaya, sentuhan dan bau
  • merasakan mati rasa atau kesemutan pada bagian wajah

Terdapat tipe migrain langka yang disebut hemiplegic migraine, yang juga menyebabkan pelemahan pada anggota badan dan wajah pada satu sisi badan.

Migrain biasanya berlangsung antara 4 hingga 72 jam. Seseorang yang mengalami migrain sebaiknya berbaring di tempat yang gelap dan beristirahat hingga gejala menghilang.

Para ilmuwan hingga sekarang masih belum mengerti secara jelas apa yang menyebabkan migrain, namun terdapat kemungkinan faktor genetik dan lingkungan yang memicu terjadinya migrain.

Terdapat beberapa penyebab yang memicu migrain:

  • stres, yang mana merupakan faktor utama dalam 80% kasus
  • perubahan hormon, menyumbang 65%
  • makanan dan minuman tertentu seperti alkohol, keju dan cokelat
  • tidur terlalu lama atau terlalu sebentar
  • cahaya yang terang atau berkedip-kedip
  • bau-bauan seperti parfum

Sakit Kepala Cluster

Sakit kepala ini dapat menyebabkan rasa sakit pada salah satu sisi kepala, seringnya di sekitar kepala. Sakit yang dirasakan bisa sangat sakit, tajam dan dapat membuat seseorang terbangun akibat sakit kepala ini.

Ketika terjadi, sakit kepala ini bisa berulang antara 4 hingga 12 minggu, kemudian berhenti untuk beberapa tahun lagi. Sering kali akan menyerang sisi kepala yang sama.

Beberapa tanda-tanda meliputi:

  • sakit pada belakang salah satu mata, atau jidat
  • biasanya rasa sakit dimulai pada malam hari, sekitar 1-2 jam setelah tidur
  • rasa sakit yang memuncak 5-10 setelah sakit kepala terjadi
  • rasa sakit parah bisa bertahan 30-60 menit
  • sedangkan rasa sakit yang tidak terlalu parah bertahan hingga 3 jam

Beberapa gejala penyerta:

  • hidung meler atau tersumbat
  • kelopak mata terlihat menurun
  • mata merah dan berair di salah satu sisi mata
  • wajah berkeringat dan kemerahan

Seperti migrain, penyebab jelas sakit kepala ini belum jelas, namun para ahli percaya bahwa sakit kepala ini diakibatkan bagian otak yang disebut hypothalamus dan saraf serta pembuluh darah pada sistem trigeminal, yang memengaruhi mata dan wajah.

Sakit kepala Cervicogenic

Sakit kepala ini merupakan akibat dari cedera leher, seperti arthritis atau perubahan vertebrae di atas tulang belakang.

Yang mana hal itu dapat menyebabkan:

  • rasa sakit sedang hingga parah yang bermula di leher kemudian menyebar hingga bagian wajah dan mata pada satu sisi.
  • leher yang kaku
  • rasa sakit di sekitar mata, leher, pundak dan lengan
  • mual
  • pengelihatan buram
  • sensitif pada cahaya dan suara

Suntikan steroid dan obat nonsteroidal anti peradangan seperti ibuprofen, dapat membantu mengurangi rasa sakit. Dengan perawatan, sakit kepala cervicogenic seharusnya bisa sembuh dalam 3 bulan.

Vasculitis

Serangan atas sistem kekebalan tubuh yang membuat tubuh mengira bahwa pembuluh darah merupakan zat berbahaya, dapat menyebabkan vasculitis, tipe peradangan pembuluh darah.

Tipe umum vasculitis adalah giant cell arteritis yang juga disebut dengan arteritis temporal. Hal ini memengaruhi pembuluh darah yang ada di otak. Hal ini biasanya dialami oleh lansia.

Vasculitis dapat menyebabkan sakit kepala yang mirip dengan sakit kepala thunderclap. Rasa sakit yang parah dan tanpa penyebab jelas. Thunderclap biasanya akan menyerang secara intens selama 1 hingga 5 menit. Pada vasculitis, rasa sakit biasanya membutuhkan waktu lama.

Gejala-gela lain meliputi:

  • pengelihatan yang menghilang secara tiba-tiba
  • rasa sakit pada satu sisi kepala atau di belakang mata
  • sakit ketika mengunyah

Jika kamu mengalami hal ini segera ke dokter. Jika tidak segera mendapatkan medis dapat menyebabkan kebutaan permanen.

Aneurysm Otak

Merupakan pelemahan pembuluh darah pada otak. Biasanya tidak menyebabkan gejala selama tidak pecah. Jika pecah maka, kemungkinan terjadi hemorrhage yang dapat menyebabkan kematian.

Seseorang bisa memiliki gejala serupa thunderclap yang menyerang tiba-tiba dengan rasa sakit yang parah. Terdapat beberapa gejala gejala lain seperti:

  • perubahan pengelihatan
  • rasa sakit atau kaku pada leher
  • mual dan muntah
  • senstitif pada cahaya
  • kebingungan
  • hilang kesadaran
  • kejang

Jika mengalami hal ini maka segera dirujuk ke rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi