Kemanjuran Vaksin Covid Turun 57%!

Pada studi terbaru, peneliti menemukan bahwa antibodi yang tubuh hasilkan sebagai efek dari vaksin Pfizer BioNTech COVID-19 menurun secara drastis pada bulan setelah enam bulan.

Penelitian, yang mana telah diterima untuk dipublikasikan pada Journal of Medical Biochemistry, menmukan juga menemukan bahwa jenis kelamin dan umur memiliki andil dalam menentukan efek vaksin pada antibodi tubuh.

Penelitian ini mendorong diskusi lebih lanjut mengenai vaksin booster atau vaksinasi ketiga untuk Covid-19 dan apakah ada populasi “rentan” yang harus disasar.

Menurunnya Kekebalan

Salah satu pencapaian besar dunia medis dalam menangani pandemi Covid-19 ini adalah penemuan vaksin yang sangat cepat.

Laporan awal mengenai kemanjuran berbagai vaksin mencapai 90% termasuk juga vaksin buatan Pfizer yang mana melebihi harapan awal para ilmuwan.

Walaupun demikian para ilmuwan memahami bahwa kemanjuran vaksin dapat turun seiring berjalannya waktu.

Tenaga Medis

Pada penelitian terkini, peneliti menganalisa data dari 787 tenaga medis yang berusia antara 21 hingga 75 tahun di Verona, Italia.

Tenaga medis tersebut telah menerima dua dosis vaksin buatan Pfizer. Data yang didapat termasuk penghitungan antibodi terhadap virus Covid sebelum dilakukan vaksinasi, setelah vaksinasi, kemudian 1, 3, dan 6 bulan setelah vaksinasi kedua

Penurunan 57%

Peneliti menemukan bahwa dari berbagai umur dan jenis kelamin terjadi penurunan antibodi sebanyak 57% dalam enam bulan paska vaksinasi kedua.

Mereka juga menemukan perbedaan total antibodi pada partisipan tergantung jenis kelamin dan usia.

Partisipan yang berumur di bawah 65 tahun memiliki jumlah antibodi dua kali lebih banyak dari partisipan yang berumur 65 tahun ke atas selama enam bulan paska vaksinasi kedua.

Pastisipan yang berjenis kelamin perempuan memiliki jumlah antibodi yang lebih tinggi dari laki-laki, terutama pada mereka yang berusia 65 tahun ke bawah.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi