Tidak Hanya Soal Lemah Syahwat! Viagra Juga Mengatasi Pikun

Ketika dokter meresepkan sildenafil atau yang lebih dikenal dengan merek dagang viagra bertujuan untuk mengatasi masalah disfungsi ereksi dan atau masalah pulmonary arterial hypertension, yang merujuk pada gangguan tekanan darah tinggi di paru-paru.

Walau demikian beberapa penelitian yang menggunakan tikus dan beberapa penelitian awal pada manusia, menemukan bahwa viagra dapat membantu mengobati penyakit Alzheimer.

Studi terbaru telah memberikan bukti biologi dengan landasan populasi untuk mendorong ide bahwa obat ini dapat mencegah dan mengobati penyakit Alzheimer.

Menurut Dr. Susan Kohlhaas, Ph.D., direktur penelitian di Alzheimer’s Research UK, sebagaimana dikutip dari Medical News Today menjelaskan bahwa mencari dan menemukan obat untuk penyakit seperti Alzheimer yang menyerang otak, membutuhkan proses yang bertahun tahun dan mahal.

Lebih lanjut Dr. Susan menjelaskan bahwa me-repurpose obat yang sudah ditemukan untuk kondisi medis lain dapat membantu mempercepat penemuan obat dan memberikan pengobatan bagi penderita demensia lebih cepat.

Sebuah studi yang dipimpin Genomic Mendicine Institute pada Cleveland Clinic, yang dipublikasikan pada Nature Aging. Pada penyakit Alzheimer, yang merupakan bentuk umum demensia, sel otak yang mati mempercepat hilang ingatan dan penurunan aspek kognitif.

Alzheimer

Yang menjadi hal penting dalam penyakit ini ialah plak protein yang disebut beta-amyloiddan fibrous tangles of tau.

Sejauh ini uji coba klinis obat dan vaksin yang menargetkan dua protein itu selalu gagal.

Para ilmuwan mengambil jalan lain yaitu dengan memprediksi obat-obat yang sudah tersedia untuk tujuan lain dari tujuan awal obat-obat tersebut. Dengan menggunakan model komputasi yang memiliki data-data penyakit genetik dan jaring metabolisme.

Secara khusu mereka memfokuskan pada interaksi antar protein yang menghasilkan protein beta-amyloid dan fibrous tangles of tau.

Selanjutnya, mereka mengenerasi “network proximity measures” untuk lebih dari 1600 obat yang telah disetujui dan bagaimana obat itu berinteraksi dengan jaringan yang terkena Alzheimer.

Hal ini membantu para ilmuwan untuk mempersempit jenis obat menjadi 66 obat yang memiliki potensi untuk mengobati penyakit tersebut. Dengan berbagai pertimbangan dan penghitungan mereka menemukan bahwa sildenafil atau viagra merupakan kandidat kuat.

Dari penelitian mereka mendapatkan hasil bahwa orang yang meminum viagra 66% dapat mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi