Sel Punca Apaan Itu?

Peneliti telah lama mencari cara bagaimana membantu tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Walaupun penelitian masih berlangsung , penelitian stem cell atau sel punca telah membuka peluang tentang pengobatan regenerative. Walau demikian konsep dan ide tentang hal itu masih kontroversial.

Sel punca bisa juga disebut sel induk merupakan sel yang dapat berkembang menjadi tipe sel lain. Sebagai contoh, sel punca berubah menjadi sel saraf atau sel kulit. Selain itu sel punca dapat memperbaharui dirinya sendiri melalui pembelahan, meskipun sudah lama tidak aktif.

Penelitian sel punca membantu peneliti untuk mengetahui bagaimana organisme berkembang dari sel tunggal dan bagaimana sel sehat dapat berguna untuk mengganti sel-sel yang rusak pada hewan (manusia juga masuk dalam kerajaan hewan).

Peneliti sekarang melakukan studi pada sel punca untuk melihat apakah dapat berguna untuk mengobati berbagai macam kondisi di berbagai bagian tubuh.

Tipe Sel

Dalam tubuh manusia membutuhkan berbagai tipe sel untuk dapat bekerja, sayangnya tubuh tidak dapat memproduksi semua tipe sel yang dibutuhkan secara sempurna dan dapat digunakan.

Para peneliti menyebut sel punca sebagai sel undifferentiated (tidak dibedakan) karena dapat menjadi berbagai tipe sel. Berbeda dengan sel kulit misalnya, disebut sel differentiated (dibedakan) atau sel yang sudah menjadi bentuk spesifik dan berbeda dengan sel lain.

Sel Punca Embrionik

Peneliti mengekstrak embrionik sel punca dari embrio yang tidak terpakai dari proses in vitro fertilization. Mereka melakukan hal ini dengan mengambil sel dari embrio pada tahap blastocyst, yang merupakan fase perkembangan sebelum embrio dimasukkan ke dalam uterus. Sel ini merupakan sel undifferentiated yang dapat dibelah dan direplikasi.

Sel Punca Dewasa

Terdapat dua jenis sel punca dewasa. Jenis pertama berasal dari jaringan yang berkembang penuh seperti otak, kulit, dan sumsum tulang. Hanya ada sejumlah kecil sel punca di jaringan ini dan cenderung menghasilkan hanya jenis sel tertentu. Misalnya, sel punca yang berasal dari hati hanya akan membuat lebih banyak sel hati.

Jenis kedua adalah sel punca pluripoten terinduksi. Ini adalah sel punca dewasa yang telah diubah di laboratorium menjadi lebih seperti sel punca embrionik. Para ilmuwan pertama kali melaporkan bahwa sel punca manusia dapat diubah dengan cara ini pada tahun 2007. Sel punca pluripoten terinduksi sepertinya tidak berbeda dari sel punca embrionik, tetapi para ilmuwan belum menemukan satu yang dapat berkembang menjadi berbagai tipe sel dari jenis ini.

Penggunaan Sel Punca

Diharapkan sel punca menjadi sesuatu yang dapat merevolusi dunia medis. Walaupun penelitian mengenai sel punca belum selesai. Dalam sebuah studi menemukan bahwa orang yang mengalami gagal jantung menunjukkan perbaikan dalam dua tahun dengan melakukan terapi sel punca dengan satu dosis sehari. Walau demikian peneliti masih belum mengetahui jelas manfaat dari terapi sel punca. Penelitian lain mengindikasikan bahwa terapi sel punca dapat menjadi dasar perawatan penyakit diabetes secara personal.

Kesimpulan

Para ilmuwan perlu melakukan lebih banyak penelitian sebelum terapi sel punca dapat menjadi bagian dari praktik medis biasa, ilmu pengetahuan seputar sel punca masih terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi