Salmonela Bikin Perut Mules

Di seluruh penjuru dunia, Salmonela merupakan penyebab utama terjadinya kasus diare. Gejala umum lain akibat infeksi Salmonela seperti kram pada perut dan muntah-muntah.

Terdapat beberapa tipe bakteri Salmonela, yang menyebabkan beragam penyakit seperti tifus dan gastroenteritis.

Bagi sebagian besar orang, infeksi Salmonela dapat sembuh dengan sendirinya. Namun ada sebagian yang harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Infeksi Salmonela biasanya terjadi akibat adanya kontak dengan makanan atau minuman yang telah terkontaminasi.

Selain akibat makanan dan minuman hewan-hewan peliharaan seperti reptil dan amfibi dapat juga menularkan Salmonela. Pada 2017, terjadi kasus penularan massal yang disebabkan oleh kura-kura yang dijadikan hewan peliharaan.

Apa Itu Salmonela?

Salmonela atau Salmonella merupakan jenis bakteri yang membuat orang sakit. Pertama kali ditemukan oleh ilmuwan asal Amerika Serikat Dr. Daniel E. Salmon pada tahun 1885.

Terdapat dua tipe jenis utama Salmonela yang dibedakan berdasarkan akibat infeksi yang di timbulkan. Jenis pertama disebut salmonellosis yang menyebabkan diare, muntah dan kram pada perut. Tipe kedua menyebabkan penyakit demam tifus atau dema para-tifus.

Gejala-Gejala

Gejala akibat infeksi bakteri ini muncul 6 jam hingga 6 hari setelah terjadinya infeksi awal dan bisa berlangsung 4 hingga 7 hari.

Gejala yang muncul seperti:

  • diare
  • kram perut
  • panas mendadak
  • mual
  • muntah

Beberapa jenis bakteri ini dapat menginfeksi darah, tulang, sendi, sistem saraf, hingga otak dan cairan tulang belakang.

Beberapa orang yang terinfeksi Salmonela mengalami sakit sendi yang disebut arthiritis reactive. Hal ini dapat berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun dan menjadi arthiritis kronis.

Penyebab

Bakterin ini hidup dalam saluran pencernaan hewan dan manusia. Kebanyakan infeksi pada manusia terjadi akibat memakan makanan yang telah terkontaminasi tinja.

1. Daging, ikan laut

Kontaminasi terjadi selama pemrosesan. Contoh ikan laut yang ditangkap pada tempat yang terkontaminasi.

Selain itu infeksi dapat menyebar jika seseorang memegang daging yang terkontaminasi lalu menyentuh makanan lain tanpa mencuci tangan.

2. Telur

Telur yang berasal dari unggas dapat menjadi sumber infeksi Salmonela.

Menurut FDA diperkirakan setiap tahun 79.000 kasus penularan diakibatkan oleh telur yang terkontaminasi.

3. Buah dan Sayur

Ketika buah dan sayur disiram dengan air yang terkontaminasi dapat menjadi sumber penularan infeksi ini.

4. Reptil dan Amfibi

Kebanyakan hewan reptil dan amfibi dalam perutnya terdapat bakteri ini. Oleh karenanya menjaga agar tidak kontak langsung dengan hewan-hewan ini merupakan hal yang bijak.

Pencegahan

kontaminasi dan infeksi pada manusia terjadi akibat kurangnya menjaga kebersihan. Mencuci tangan setelah melakukan sesuatu dan mencuci dengan bersih bahan makanan yang hendak dimasak merupakan langkah utama dalam mencegah terjadinya infeksi.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi