Hari Gini Masih Bikin Resolusi Tahun Baru?

2021 sudah berada di ujung sebentar lagi tahun berganti. Banyak orang bisanya pada pergantian tahun memiliki resolusi untuk apa yang harus dicapai pada tahun depan. Namun menurut para ahli orang-orang yang memiliki resolusi biasanya tidak dapat memegang janji resolusinya sendiri. Para ahli kesehatan mental menyarankan strategi lain yang lebih baik ketimbang menetapkan impian di akhir tahun.

Sebuah hasil penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Substance Abuse, menemukan bahwa 77 persen orang memegang resolusinya dalam satu minggu, 43 persen dalam 3 bulan dan 19 persen dalam dua tahun. Kurangnya kemauan menjadikan sebagian besar orang akhirnya melupakan resolusi-resolusi yang dibuatnya sendiri.

Penelitian lain yang dipublikasikan pada Journal of Clinical Psychology, menemukan bahwa hanya 46 persen yang tetap berusaha mewujudkan impiannya dalam enam bulan selepas tahun baru.

Menurut Seth Gillihan, Ph.D, sebagaimana dikutip dari everydayhealth menyatakan bahwa hal semacam itu disebabkan karena tidak realistisnya rencana kita. Sebagai contoh jika kita merasa mampu melakukan pembenahan drastis atas perilaku sehari-hari kita pada 1 Januari tanpa ada usaha-usaha terlebih dahulu adalah sia-sia belaka.

Penekanan bahwa tahun baru merupakan awal baru merupakan hal tidak membantu dalam mengubah kebiasaan. Menurut Camilla Nonterah, Ph.D keinginan untuk berubah bukan karena alasan-alasan yang tepat melainkan karena rasa ingin sesaat.

Namun berita baiknya kedua ahli tadi setuju bahwa terdapat cara-cara yang baik dan efektif agar perilaku sehari-hari yang tidak sehat dapat diubah menjadi perilaku hidup sehat. Berikut tips-tips bagaimana mengubah perilaku.

Tujuh Cara Untuk Mencapai sesuatu

1. Jika kamu ingin berubah, pilih waktu yang tepat buat kamu

Tidak ada yang ajaib mengenai tahun baru yang dapat menjadikan kamu mencapai impian-impian kamu. Sebagai contoh jika kamu ingin membiasakan berolahraga dengan berlari maka awal tahun biasanya bukan hal tepat, karena berada di musim penghujan.

2. Lebih spesifik mengenai tujuan kamu

Sebuah laporan penelitian yang dipublikasikan pada American Journal of Lifestyle Medicine. Menyatakan bahwa tujuan yang ingin dicapai itu harus spesifik, terukur, dapat dicapai, ralistis, dan terjadwal atau step-by-step.

3. Pilih-pilih lingkungan yang mendorong kesuksesanmu

Jangan hanya mengandalkan motivasi atau keinginan saja dalam mencapai tujuan kamu. Pilihlah lingkungan sosial yang mendorong kamu untuk terus maju. Sebagai contoh jika kamu ingin berhenti merokok maka sebaiknya hindari nongkrong teman-teman yang semuanya merokok.

4. Pastikan orang-orang di sekeliling kamu mendukungmu

Tanpa suporter sepakbola adalah kehampaan. Cari teman yang mendorong dan membantu kamu mencapai tujuan yang kamu inginkan. Jika tanpa bantuan dari orang lain atau orang di sekeliling kamu meremahkan tujuanmu maka sulit untuk mencapai tujuanmu.

5. Bereksperimen

Bereksperimen atau mencoba-coba suatu cara untuk mencapai tujuanmu bukanlah hal yang salah. Karena seperti kata pepatah banyak jalan menuju Roma, cobalah berbagai cara untuk mencapai tujuanmu.

6. Buat pengingat dan jadwal

Untuk mengirim manusia ke bulan tidak dapat dilakukan secara tiba-tiba. Ketika ingin mencapai tujuan untuk mengirim manusia ke bulan para ahli tidak dapat melakukan semua itu dengan tiba-tiba. Mereka menjadwalkan hal apa yang harus diselesaikan, setelah satu hal selesai lanjut ke hal yang lain lagi. Agar sesuai dateline maka harus ada pengingat bahwa dalam tenggat waktu ini harus selesai.

7. Terus mencoba dan menerima hasil

Mencapai suatu tujuan bukanlah hal yang mudah memang. Kadang gagal kadang pula berhasil. Teruslah mencoba walau ada kegagalan. Namun kamu harus tetap berpegang pada realitas hidup. Misalkan kamu ingin jadi raja kerajaan Arab Saudi padahal kamu bukan trah ningrat, lahir dan hidup di Indonesia pula, maka tidak bakal tidak tercapai.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi