Kopi Dapat Menurunkan Berat Badan Lho!

Secangkir kopi yang kamu nikmati setiap pagi dapat menambah energi buat aktivitas kamu seharian. Selain itu kopi juga bermanfaat juga untuk kesehatan kamu. Menurut John Hopskin Medicine, kopi dapat membantu tubuh memproses gula dan menurunkan resiko masalah kesehatan seperti Parkinson, gagal jantung, stroke, Alzheimer bahkan kanker usus. Secara tidak langsung kopi dapat memperpanjang usia kamu.

Selain manfaat dari kopi yang sudah dijelaskan di atas, ternyata kopi juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Hal ini disebabkan kopi mengandung kalori yang sedikit, hanya sekitar 5 kalori setiap cangkir sebagaimana yang dijelaskan oleh United Stated Department of Agriculture.

Bagaimana Bisa Kopi Membantu Menurunkan Berat Badan?

1. Menaikkan Metabolisme Tubuh

Menurut Daniel Boyer, peneliti di bidang biologi molekular dan farmakologi sebagaimana dikutip dari everydayhealth menjelaskan bahwa kopi menaikkan metabolisme tubuh disebabkan oleh komposisi utama dari kopi itu sendiri kafein, yang merupakan stimulan yang meningkatkan metabolisme thermogenesis, yang merupakan proses tubuh menghasilkan panas ketika menyerap nutrisi makanan.

Menurut publikasi dari Harvard menjelaskan bahwa metabolisme penting ketika menurunkan berat badan. Terutama fast metabolisme, yang merupakan pembakaran kalori seharian, entah kamu bergerak atau istirahat. Sedangkan slow metabolisme merupakan pembakaran kalori yang sedikit, sehingga kalori tersimpan dalam lemak tubuh.

Dengan meminum kopi yang dapat menaikkan metabolisme tubuh maka secara tidak langsung akan membuat membuat metabolisme meningkat yang berguna untuk membakar kalori sehingga tidak disimpan dalam bentuk lemak.

2. Menurunkan Nafsu Makan

Bagi sebagian orang, meminum kopi dapat membuat perut terasa kenyang. Oleh karena itu kamu akan lebih sedikit dalam mengonsumsi kalori yang terkandung dalam makanan. Dengan kalori yang sedikit kemungkinan kecil akan tersimpan dalam bentuk lemak. Eits, jangan salah tangkap ya tubuh tetap membutuhkan kalori untuk beraktivitas sehari-hari termasuk bernafas!

Menurut laporan yang dipublikasikan pada International Journal of Food Science and Nutrition menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi kafein 30 menit hingga 4 jam sebelum makan membuat para partisipan makan dalam porsi yang lebih sedikit. Perlu di ingat bahwa belum ada studi pembanding mengenai laporan ini sehingga jangan ditelan mentah-mentah.

3. Menurunkan Lemak Tubuh

Menurut laporan penelitian orang yang mengonsumsi 250 ml kopi atau setara secangkir kopi tiga kali dalam sehari terlihat penurunan lemak tubuh selama periode empat minggu penelitian itu. Penelitian lain juga menemukan bahwa mengonsumsi secangkir kopi setiap hari dapat menurunkan lemak tubuh hingga 4% dalam 24 minggu.

Menurut laporan yang dipublikasikan dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition menemukan bahwa meminum kopi 200 mg untuk berat badan 70 kg sebelum berolahraga dapat menaikkan pembakaran lemak.

Resiko Konsumsi Kopi

Jika kamu meminum kopi dengan menambah gula atau pemanis lainnya maka dapat menambah kalori sekitar 300 hingga 500 kalori per cangkir. Oleh karena itu sebaiknya meminum kopi tanpa adanya pemanis. Kopi sendiri tanpa pemanis hanya mengandung 5 kalori per cangkir.

Selain itu jika kamu meminum terlalu banyak kopi maka akan memberikan efek negatif seperti susah tidur. Akibat kurang tidur akan membuat kamu kesusahan dalam mengontrol berat badanmu sendiri. Sebab dengan berkurangnya tidur akan menaikkan rasa lapar dengan memengaruhi hormon ghrelin yang berhubungan dengan rasa lapar dan hormon leptin yang berhubungan dengan rasa kenyang.

Konsumsi berlebih kopi juga akan membuat masalah kesehatan lainnya seperti, rasa gugup, mual dan tekanan darah tinggi. Untuk mendapatkan manfaat dari kopi serta menghindari resiko negatifnya sebaiknya batasi konsumsi maksimal 400 mg atau setara dengan 4 cangkir kopi setiap hari. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi