Katarak Bisa Bikin Pikun Lho!

Penurunan pengelihatan pada lansia dapat menurunkan kemampuan kognitifnya. Sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA Ophthalmolog, menemukan bahwa laju dementia dan penurunan aspek kognitid akan naik 2,8 kali jika partisipan mengalami kebutaan. Penelitian lain yang juga dipublikasikan di JAMA Ophthalmology juga menemukan bahwa penurunan pengelihatan dikaitkan dengan penurunan kognitif.

Penelitian terbaru yang menelisik 3.000 lansia yang berusia di atas 54 tahun yang memiliki katarak. Katarak menyebabkan lensa mata menjadi kabur atau berkabut. Penelitian yang dipublikasikan di JAMA Internal Medicine menemukan bahwa individu yang menjalani operasi katarak akan menurunkan angka terjadinya dementia sebanyak 30 persen. Penurunan resiko demensia lebih kuat selama 5 tahun paska operasi.

Menurut Mark Fromer, ophthalmologist pada Lenox Hill Hospital, New York City. Menjelaskan bahwa katarak menyebabkan penurunan input neuronal, yang memicu terjadinya penurunan kemampuan kognitif. Katarak, mengakibatkan terjadi isolasi sosial yang kemudian berujung pada penurunan stimulasi kognitif.

Mengenai hal tersebut Cecilia S. Lee, direktur clinical research department of opththalmology University of Washington, Amerika Serikat, beserta timnya menganalisa data kesehatan di Seattle. Data tersebut diambil dari partisipan yang berusia 65 tahun lebih dan berjumlah 3.038 individu. Penelitian yang dilakukannya termasuk studi jangka panjang yang bernama Adult Changes in Thought. Data-data tersebut diambil semenjak tahun 1994.

Subjek pada penelitian itu terdiagnosis katarak dan belum mengalami gejala demensia dan setidaknya telah melakukan satu study visit setelah terdiagnosis katarak. Setiap kunjungan partisipan menerima screening test mengenai aspek kognitif, evaluasi fisik dan riwayat medis serta assesmen faktor resiko.

Selam periode follow-up, yang mana rata-rata hampir 8 tahun setiap orang, sekitar separuh menjalani pengangkatan katarak. Total 853 individu mengalami gejala demensia dan 709 mengalami gejala Alzheimer.

Dr. Lee dan kolega penelitiannya menemukan bahwa resiko demensia hampir tiga kali lebih tinggi pada pasien yang tidak menjalani operasi katarak. Para peneliti juga mengevaluasi hasil studi pada pasien yang memiliki glaucoma, kondisi yang menyebabkan naiknya tekanan pada bola mata. Mereka menemukan bahwa resiko demensia tidak begitu signifikan perbedaanya pada individu yang menjalani operasi glaucoma maupun yang tidak. Yang mana operasi glaucoma tidak dapat mengembalikan pengelihatan.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi