Penis: Enam Hal Yang Harus Diketahui

Penis merupakan adaptasi evolusioner yang sangat bagus. Ya, penis merupakan hal kuno yang ada dalam kerajaan hewan. Penis tertua yang diketahui berumur 425 juta tahun, dan pemilik penis itu adalah colymbosathon ecplecticos, atau bila diterjemahkan dari bahasa latin berarti “perenang hebat dengan penis besar”.

Mungkin kamu beranggapan dan berpikir kenapa penis mudah ereksi? Jawaban paling mudahnya adalah demi keberlangsungan spesies. Karena lebih baik mudah ereksi sehingga mampu untuk bereproduksi daripada susah untuk ereksi.

1. Ereksi Pertama

Penis terlahir siap tempur dan hal itu merupakan hal yang wajar, bayi yang baru lahir seringkali penisnya dalam kondisi ereksi. Bahkan ada yang sebelum lahir atau masih dalam kandungan, penis sudah dalam kondisi ereksi penuh.

Menurut penelitian, ereksi fetal sering terjadi ketika selama rapid eye movement (REM) ketika tidur. Dan hal itu dapat terjadi beberapa kali dalam sejam. Para peneliti belum mengetahui betul kenapa hal itu terjadi, hipotesa yang diajukan, ereksi yang terjadi akibat tubuh fetus mencoba apakah penis berfungsi sesuai.

2. Penis Lebih Panjang

Banyak orang hanya melihat ukuran penis dari luarnya saja. Jika diteliti lebih lanjut separuh panjang penis berada di dalam tubuh. Misalkan, penis luar kamu panjangnya 10 cm, maka panjang sebenarnya penis 20 cm.

3. Mitos Ukuran Penis dan Sepatu

Mungkin kamu beranggapan bahwa ukuran penis dapat dilihat dari ukuran sepatu seseorang. Semakin panjang dan besar ukuran sepatu, semakin panjang dan besar juga ukuran penisnya. Hal ini merupakan mitos belaka. Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada BJU International menegaskan bahwa ukuran sepatu tidak berkolerasi dengan ukuran penis.

Namun dalam penelitian yang dipublikasikan pada International Journal of Impotence Research menemukan korelasi ukuran penis dengan, usia, tinggi badan dan panjang jari telunjuk.

4. Morning Wood atau Ereksi di Pagi Hari

Kebanyakan orang yang memiliki penis akan mengalami ereksi tiga hingga lima kali dalam semalam, terutama ketika memasuki REM. Hal ini istilah medisnya “nocturnal penile tumescence”. Kenapa penis ereksi ketika seseorang tidur, para ahli masih belum mengetahui secara jelas. Walaupun ada yang berpendapat bahwa hal itu terjadi untuk mencegah laki-laki mengompol. Karena ereksi dapat menghambat atau mencegah urinasi.

5. Ereksi Terakhir

Mungkin terdengar aneh atau kamu baru tahu sekarang ini, namun sebenarnya hal ini merupakan hal yang lumrah. Ketika seseorang meninggal penis dapat berereksi, atau dalam bahasa slang-nya adalah angel lust. Penis yang ereksi ketika meninggal umumnya terjadi pada orang yang mati dengan cara menggantung. Para ahli percaya hal ini disebabkan oleh tali di leher yang menekan cerebellum.

6. Penis Dapat Patah

Ya, memang aneh, penis yang tidak memiliki tulang dapat patah. Penis manusia merupakan hal yang aneh sebenarnya dalam keluarga mamalia, karena biasanya mamalia memiliki tulang di penis.

Penis yang patah sering kali terjadi akibat salah posisi atau terlalu kencang ketika berhubungan seksual. Selain itu dapat juga terjadi akibat jatuh dari ranjang ketika tidur dengan penis yang ereksi.

Dalam penelitian itu juga menunjukkan bahwa kasus penis patah terjadi akibat posisi women on top.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi